Jurusan Sistem Informasi, Gabungan Teknik dan Manajemen? Yuk Cek Faktanya

Pembicaraan mengenai pilihan jurusan kuliah selalu tak ada habisnya. Pertanyaan-pertanyaan seputar gaji tinggi, kemungkinan lintas jurusan, atau bahkan substansi dari suatu jurusan kerap kali muncul ketika masa lulus sekolah menjelang.


Tak heran, mengingat persaingan di dunia kerja kini semakin ketat. Semua orang berlomba-lomba untuk diterima di perguruan tinggi favorit mereka dan memilih program studi yang dianggap akan sangat dibutuhkan di masa depan. Tidak jarang, kita tergoda oleh kalimat-kalimat menarik semacam, "Jika kamu masuk jurusan ini, gaji kamu akan mencapai angka dua digit!"


Namun, ada satu jurusan yang selalu diklaim sebagai bidang yang selalu dicari oleh perusahaan. Jurusan ini dikenal dengan nama "Sistem Informasi". Meskipun masuk dalam Fakultas Teknik atau Fakultas Ilmu Komputer, namun jurusan ini masih erat kaitannya dengan dunia Bisnis dan Manajemen. Bagaimana hal ini bisa terjadi?

Baca juga: Terekam Jelas dan Memiliki Bekas

Apa itu Jurusan Sistem Informasi?

Sistem informasi adalah ilmu yang mempelajari penerapan teknologi informasi untuk menyelesaikan berbagai permasalahan yang dihadapi oleh perusahaan. Jurusan ini sering disingkat sebagai SI dan sering kali dianggap mirip dengan jurusan Teknik Informatika (TI). Namun, apa sebenarnya perbedaan mendasar antara keduanya?


Secara umum, jurusan Teknik Informatika lebih berfokus pada pembuatan aplikasi, pemrograman, dan teknologi jaringan komputer. Di sisi lain, jurusan Sistem Informasi menggabungkan ilmu komputer, manajemen, dan bisnis untuk merancang sistem yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.


Dalam analogi sederhana, mahasiswa Sistem Informasi akan menjadi mereka yang mengumpulkan data untuk kemudian dianalisis, sementara mahasiswa Teknik Informatika yang mengembangkan aplikasi dari data tersebut.


Mata Kuliah Sistem Informasi

Namun, apa sebenarnya yang dipelajari dalam jurusan Sistem Informasi? Pada semester awal, pastinya akan ada mata kuliah seperti Kalkulus, Algoritma, Logika, Aljabar, Basis Data, dan sebagainya. Jurusan ini sangat cocok bagi mereka yang memiliki minat dalam perhitungan dan ingin menghindari mata pelajaran seperti Biologi atau Kimia. Karena fokus utama dari Sistem Informasi adalah kemampuan analitik yang tinggi.

Baca juga: Pendidikan di Indonesia pada Masa Penjajahan Jepang

Kemudian, pada semester pertengahan, mata kuliahnya akan semakin berkembang. Mahasiswa akan mempelajari business intelligence, manajemen organisasi, data mining, visualisasi data, pengembangan web, dan sebagainya. Mungkin ada pertanyaan yang muncul seperti:


"Apakah mahasiswa Sistem Informasi harus mahir dalam pemrograman?"

Pemrograman adalah proses penulisan kode dalam bahasa pemrograman agar komputer dapat menjalankan instruksi sesuai dengan yang diinginkan. Di jurusan Sistem Informasi, kamu akan diajarkan cara melakukan pemrograman dari dasar. Selain itu, jumlah materi pemrograman di sini tidak sebanyak yang diajarkan di Teknik Informatika.


Pada semester 6 atau 7, mahasiswa biasanya diberikan kebebasan untuk memilih mata kuliah peminatan. Tiap kampus memiliki mata kuliah peminatan yang berbeda. Contohnya, Sistem Informasi di Universitas Indonesia menawarkan peminatan Tata Kelola Sistem Informasi dan E-Commerce. Sedangkan di BINUS University, terdapat peminatan Applied ERP, Applied Database, Strategic Information System, dan masih banyak lagi.


Pada semester 8, mahasiswa akan diberikan pilihan antara membuat skripsi atau tugas akhir sebagai syarat kelulusan. Selain itu, gelar yang diperoleh dari jurusan Sistem Informasi juga dapat berbeda-beda di tiap kampus. Ada yang akan mendapatkan gelar S.T (Sarjana Teknik), S.Kom (Sarjana Komputer), atau S.SI (Sarjana Sistem Informasi).


Lulusan Sistem Informasi Kerja Apa?

Bagaimana dengan prospek karir bagi lulusan Sistem Informasi? Mereka memiliki beragam pilihan karir di bidang IT, perbankan, atau bisnis. Berikut adalah beberapa profesi yang dapat diambil oleh lulusan Sistem Informasi:


Analis Sistem

Seorang analis sistem bertanggung jawab untuk menganalisis, merancang, dan mengimplementasikan sistem di dalam perusahaan. Dalam melaksanakan tugasnya, ia juga akan bekerja sama dengan berbagai pihak seperti frontend engineer, backend engineer, programmer, dan developer.


Ilmuwan Data

Seorang ilmuwan data bertanggung jawab untuk mengumpulkan, memproses, dan menganalisis data untuk menghasilkan informasi yang diperlukan dalam pengambilan keputusan.


Business Intelligence

Seorang ahli bisnis intelijen bertanggung jawab untuk merumuskan strategi bisnis berdasarkan hasil analisis data. Ia harus memahami Microsoft Excel, SQL, dan memiliki kemampuan komunikasi yang baik.


Desainer UI/UX

Meskipun mata kuliah Desain Antarmuka Pengguna/Tata Letak Pengguna tidak selalu ada di jurusan Sistem Informasi, namun jika kesempatan untuk mempelajarinya ada, kamu bisa menjadi seorang desainer UI/UX yang bertugas membuat antarmuka aplikasi yang baik.


Konsultan IT

Lulusan Sistem Informasi juga dapat bekerja sebagai konsultan IT. Dengan pengetahuan di bidang teknologi dan bisnis, mereka akan membantu klien dalam menyelesaikan masalah-masalah perusahaan dengan bantuan teknologi informasi.


Selain pekerjaan yang telah disebutkan, seorang Sarjana Sistem Informasi juga dapat bekerja sebagai programmer, pengembang, manajer proyek, atau menjadi dosen.


Kampus dengan Jurusan Sistem Informasi Terbaik

Berikut adalah biaya kuliah untuk jurusan Sistem Informasi di berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia. Biaya ini belum termasuk biaya gedung (jika mendaftar melalui Ujian Mandiri), biaya pendaftaran ulang, biaya per SKS, dan lain sebagainya.


Universitas Indonesia

Biaya kuliah: 500.000 – 20.000.000 per semester.


Universitas Airlangga

Biaya kuliah: 500.000 – 8.000.000 per semester.


Universitas Brawijaya

Biaya kuliah: 500.000 – 9.500.000 per semester.


UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Biaya kuliah: 400.000 – 7.900.000 per semester.


Institut Teknologi Sepuluh November

Biaya kuliah: 500.000 – 12.500.000 per semester.


BINUS University

Biaya kuliah: 21.000.000 per semester.


Telkom University

Biaya kuliah: 11.000.000 per semester.


UPN Veteran Jakarta

Biaya kuliah: 9.100.000 per semester.


Universitas Gunadarma

Biaya kuliah: 4.000.000 – 6.000.000 per semester.


Universitas Mercu Buana

Biaya kuliah: 5.400.000 per semester.


Penulis: Nur novi damayanti

Teknokrat